Sabtu, 07 November 2009
Selasa, 03 November 2009
Sabtu, 26 September 2009
PETA LOKASI
Patokan Musholla Al-Barkah/ Lapangan Buku Tangkis
Lihat Alamat Thibbun Nabawi ABU AULIA' di peta yang lebih besar
Senin, 31 Agustus 2009
MANFAAT MADU
Mudah dicerna:
Karena molekul gula pada madu dapat berubah menjadi gula lain (misalnya fruktosa menjadi glukosa), madu mudah dicerna oleh perut yang paling sensitif sekalipun, walau memiliki kandungan asam yang tinggi. Madu membantu ginjal dan usus untuk berfungsi lebih baik. Rendah kalori: Kualitas madu lain adalah, jika dibandingkan dengan jumlah gula yang sama, kandungan kalori madu 40% lebih rendah. Walau memberi energi yang besar, madu tidak menambah berat badan. Berdifusi lebih cepat melalui darah: Jika dicampur dengan air hangat, madu dapat berdifusi ke dalam darah dalam waktu tujuh menit. Molekul gula bebasnya membuat otak berfungsi lebih baik karena otak merupakan pengonsumsi gula terbesar.
Membantu pembentukan darah:
Madu menyediakan banyak energi yang dibutuhkan tubuh untuk pembentukan darah. Lebih jauh lagi, ia membantu pembersihan darah. Madu berpengaruh positif dalam mengatur dan membantu peredaran darah. Madu juga berfungsi sebagai pelindung terhadap masalah pembuluh kapiler dan arteriosklerosis.
Membunuh bakteri:
Sifat madu yang membunuh bakteri disebut "efek inhibisi". Penelitian tentang madu menunjukkan bahwa sifat ini meningkat dua kali lipat bila diencerkan dengan air. Sungguh menarik bahwa lebah yang baru lahir dalam koloni diberi makan madu encer oleh lebah-lebah yang bertanggung jawab merawat mereka-seolah mereka tahu kemampuan madu ini.
Royal jelly:
Royal jelly adalah zat yang diproduksi lebah pekerja di dalam sarang. Zat bergizi tinggi ini mengandung gula, protein, lemak, dan berbagai vitamin. Royal jelly digunakan untuk menanggulangi masalah-masalah yang disebabkan kekurangan jaringan atau kelemahan tubuh.
Jelaslah bahwa madu, yang diproduksi jauh melebihi jumlah kebutuhan lebah, dibuat untuk kepentingan manusia. Dan telah jelas pula bahwa lebah tidak dapat melakukan tugas-tugas yang sedemikian sulit "dengan sendirinya".
TERAPI EAR CANDLE
Terapi Lilin Telinga Atasi Tuli, Migrain, dan Vertigo

Sumber : Suara Pembaruan
Terapi lilin telinga (ear candle) berasal dari suku Indian, penduduk asli Amerika. Lilin telinga terbuat dari sarang tawon dengan linen kualitas tinggi. Lilin telinga ini berbeda dengan lilin yang dikenal sehari-hari, yang terbuat dari parafin. Panjang lilin telinga 30 sentimeter dan berongga. Sampai saat ini hanya tersedia dua ukuran rongga, yakni 5/8 inci yang digunakan untuk terapi orang dewasa dan ukuran rongga 1/2 inci untuk anak-anak. Bahan terapi ini diimpor dari Amerika Serikat. Bentuknya meruncing dan diberikan tatakan bulat yang terbuat dari karton yang dilapisi alumunium foil, saat lilin itu dibakar.
Terapi dengan menggunakan lilin ini sangat bermanfaat bagi kesehatan, khususnya pendengaran, dan bisa juga menyembuhkan sejumlah penyakit. Dari sekitar 5.600 pasien yang datang sejak pertengahan 2004 sampai saat ini, diketahui terapi telinga bisa menyembuhkan penderita tuli, sekaligus mempertajam pendengaran, vertigo (sakit kepala yang berputar-putar), migrain (sakit kepala sebelah), mengatasi infeksi telinga tengah (otitis media), penyakit telinga berupa nanah kuning kental berbau busuk (congek), tinitus (telinga yang berdengung), sinusitis (infeksi di rongga hidung), serta insomnia (penyakit sulit tidur).
Sebelum diterapi, telinga pasien diperiksa dengan alat bernama otoskop. Dengan alat ini bisa diketahui apakah di gendang telinga sudah menempel jamur, ada bisul atau radang, atau ada kotoran yang mengeras. Kalau di gendang telinga hanya ada jamur, bisul, atau radang, pasien bisa langsung diterapi.
Tetapi kalau ada kotoran yang keras, ditetesi obat untuk melunakkannya, lalu diangkat, kemudian baru diterapi. Saat diterapi, pasien tidur dalam posisi miring-tegak lurus. Lalu, bagian lilin yang runcing (bagian ujung) dimasukkan ke lubang telinga dan bagian pangkalnya dibakar.
Setiap lima menit, lilin yang sudah terbakar digunting, kemudian dibuang di baskom kecil berisi air. Selama terapi ada petugas yang memegang lilin tersebut. Setelah terapi berlangsung 15 menit, lilin yang masih menyala dengan sisa sekitar 5-7 sentimeter diangkat dari telinga, lalu digunting tepat di bawah api.
Sisa lilin yang tidak terbakar dimasukkan ke dalam kantong plastik dan diberi kode untuk mengetahui lilin itu digunakan untuk terapi telinga kiri atau telinga kanan. Saat lilin dibakar timbul panas.
Panas itu membuat tekanan udara di pangkal lilin menjadi rendah. Asap dari pembakaran lilin masuk ke seluruh ruang telinga. Dalam waktu tertentu (sekitar 7-10 menit) asap di dalam rongga telinga menjadi jenuh, kemudian terdesak keluar sambil membawa partikel-partikel (kotoran telinga/wax) yang berada di rumah siput (tymphani), serta jamur yang menutup gendang telinga. Dalam beberapa kasus, asap itu bahkan membawa bakteri dan jamur.
Partikel-partikel itu kemudian terkumpul di sisa lilin yang tidak terbakar. Sisa lilin itu kemudian dibelah untuk mengetahui kotoran yang dikeluarkan dari telinga. Wax itu bisa tersedot secara osmosis karena ada perbedaan tekanan di rongga telinga dan di luar telinga. Wax yang disedot berwarna cokelat.
Selain itu, ada juga serbuk berwarna putih kekuning-kuningan. Sebanyak 20 persen serbuk itu berasal dari lilin, sisanya adalah jamur yang ada di atas gendang telinga.
Untuk terapi satu telinga, digunakan minimal dua lilin dan maksimal tiga lilin. Lilin-lilin itu dibakar secara terus-menerus, tanpa jedah. Setelah diterapi, sisa lilin yang menempel di dinding telinga dibersihkan, kemudian rongga telinga dioles dengan antibiotik.
TERAPI REFLEXI
REFLEXI
SOLUSI PENGOBATAN YANG MURAH, AMAN DAN MUDAH
Refleksi adalah ilmu pengobatan yang berasal dari daratan Cina ribuan tahun yang lalu, pengobatan ini menggunakan tekanan-tekanan agak keras ke telapak dan jari-jari kaki untuk menyembuhkan organ-organ tubuh yang bermasalah / sakit terutama di bagian dalam tubuh.
Ini adalah pengobatan alternatif yang ampuh, aman dan praktis serta murah tanpa efek samping yang berarti. Selain mencegah dan menyembuhkan secara total, pengobatan ini juga dapat mendeteksi atau mengetahui apakah salah satu organ tubuh anda sudah terganggu atau masih sehat.
Misalkan anda menekan titik refleksi jantung apabila ada yang mengganjal seperti kristal dan rasa sakit seperti tertusuk jarum maka dapat dipastikan bahwa organ anda sudah terganggu karena ada hambatan aliran darah ke organ tersebut. Apabila kristal ini tidak anda hancurkan maka lama kelamaan anda akan mendapatkan serangan jantung yang mematikan dll.
Seperti biasa sifat manusia, cara pengobatan yang murah sering kali diabaikan walaupun manfaatnya begitu besar untuk kesehatan, anda mungkin malas membaca peta refleksi atau kurang begitu paham tentang ilmu ini.

Zona di dalam tubuh manusia adalah garis khayal yang membentang di seluruh tubuh, yang digunakan sebagai batas dan letak reflek-reflek yang berhubungan langsung dengan organ tubuh.
Zona pada tubuh manusia, terbagi atas 10 letak batas lintas sesuai jumlah jari jemarinya. Ke-10 zona itu, membentang mulai dari ujung jari-jari, kemudian naik ke punggung. telapak kaki, betis depan, lutut, paha depan, lipat perut, perut, dada, leher, wajah, dahi, dan kepala.
Kemudian, melintas ke tubuh bagian belakang mulai dari kepala belakang, tengkuk, leher belakang, punggung, pinggang, pantat, paha belakang, lipat lutut, betis belakang, tumit, telapak kaki dan berakhir pada ujung jari-jari kaki.
Pada zaman dahulu, orang Cina beranggapan bahwa kedua telapak kaki manusia yang dirapatkan merupakan cerminan (gambaran atau bentuk) orang yang sedang duduk sambil memegang lututnya.
Berdasarkan anggapan tersebut, mereka kemudian menggunakan pencerminan itu untuk memetakan tata letak reflek organ tubuh manusia, dan kemudian meramunya dalam ilmu pengobatan/perawatan yang disebut refleksiologi
Jadi yang disebut refleksi adalah tempat berpantulnya saraf dan darah yang berfungsi langsung pada organ-organ tubuh. Sedangkan refleksiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang magnetik (saraf) tubuh manusia.
TERAPI GURAH
Gurah dilakukan dengan meneteskan sari daun atau kulit akar ke hidung atau dalam bentuk kapsul. Tetapi Gurah cor (memasukkan cairan ke hidung) agak sedikit pedih, tetapi hasilnya lebih nampak karena langsung mengeluarkan lendir dan dahak dimana bakteri terbawa keluar sehingga napas terasa lebih ringan, otak lebih rileks dan suara jernih






