Therapi Pengobatan Bekam, Reflexi dan Gurah di CIPAYUNG, JAKARTA TIMUR

Minggu, 27 Januari 2013

Tanggal Terbaik Berbekam

tanggal terbaik berbekam Tanggal Terbaik BerbekamBerbekam merupakan suatu kebiasaan Rasulullah SAW dalam menjaga kesehatannya, sudah barang tentu Rasulullah SAW melakukannya dalam waktu terbaik yang Rasul contohkan bagi umatnya, keterangan tentang waktu terbaik atau tanggal terbaik berbekam adalah :

رَوَى التّرْمِذِيّ فِي ” جَامِعِهِ ” : مِنْ حَدِيثِ ابْنِ عَبّاسٍ يَرْفَعُهُ إنّ خَيْرَ مَا تَحْتَجِمُونَ فِي يَوْمِ سَابِعَ عَشْرَةَ أَوْ تَاسِعَ عَشْرَةَ وَيَوْمِ إحْدَى وَعِشْرِينَ
At-Tirmidzi meriwayatkan di dalam Ja`mi-nya dari hadits Ibnu Abbas secara marfu : “ Sesungguhnya sebaik-baik waktu untuk melakukan bekam adalah hari ke-17, 19 dan 21”.

وَفِيهِ عَنْ أَنَسٍ كَانَ رَسُولُ اللّهِ صَلّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلّمَ يَحْتَجِمُ فِي الْأَخْدَعَيْنِ وَالْكَاهِلِ وَكَانَ يَحْتَجِمُ لِسَبْعَةَ عَشَرَ وَتِسْعَةَ عَشَرَ وَفِي إحْدَى وَعِشْرِينَ
Juga termuat didalamnya, dari Anas ra. ,”adalah Rasululloh SAW. Berbekam pada kedua urat lengan dan punuk.beliau SAW. berbekam pada hari yang ke 17, 19 dan 21″.

trans Tanggal Terbaik Berbekam
وَفِي ” سُنَنِ ابْنِ مَاجَهْ ” عَنْ أَنَسٍ مَرْفُوعًا : مَنْ أَرَادَ الْحِجَامَةَ فَلْيَتَحَرّ سَبْعَةَ عَشَرَ أَوْ تِسْعَةَ عَشَرَ أَوْ إحْدَى وَعِشْرِينَ لَا يَتَبَيّغْ بِأَحَدِكُمْ الدّمُ فَيَقْتُلَهُ “
Termuat dalam Sunan Ibnu Majah dari Anas secara marfu :”Barang siapa yang hendak berbekam , maka hendaklah ia memilih hari yang ke 17,19 atau 21.dan jangan sampai darah membuih pada salah seorang dari kamu, sehingga akan membunuhnya.”

وَفِي ” سُنَنِ أَبِي دَاوُدَ ” مِنْ حَدِيثِ أَبِي هُرَيْرَةَ مَرْفُوعًا : مَنْ احْتَجَمَ لِسَبْعَ عَشْرَةَ أَوْ تِسْعَ عَشْرَةَ أَوْ إحْدَى وَعِشْرِينَ كَانَتْ شِفَاءً مِنْ كُلّ دَاءٍ وَهَذَا مَعْنَاهُ مِنْ كُلّ دَاءٍ سَبَبُهُ غَلَبَةُ الدّمِ .

Termuat dalam Sunan Abu dawud, dari hadits Abu Huroiroh ra. , secara marfu: “ barang siapa yang berbekam pada hari yang ke 17,19 atau 21. maka yang demikian merupakan penyembuhan dari segala penyakit”.ini maknanya : Dari segala penyakit yang di sebabkan kebanyakan darah.

وَهَذِهِ الْأَحَادِيثُ مُوَافِقَةٌ لِمَا أَجْمَعَ عَلَيْهِ الْأَطِبّاءُ أَنّ الْحِجَامَةَ فِي النّصْفِ الثّانِي وَمَا يَلِيهِ مِنْ الرّبُعِ الثّالِثِ مِنْ أَرْبَاعِهِ أَنْفَعُ مِنْ أَوّلِهِ وَآخِرِهِ وَإِذَا اُسْتُعْمِلَتْ عِنْدَ الْحَاجَةِ إلَيْهَا نَفَعَتْ أَيّ وَقْتٍ كَانَ مِنْ أَوّلِ الشّهْرِ وَآخِرِهِ .

Hadits-hadits ini sesuai dengan apa yang disepakati oleh para dokter , bahwa berbekam pada pertengahan bulan yang kedua dan sesudahnya , yakni ¼ ( seperempat ) yang ke empat dari ke 4 minggunya, lebih bermanafaat dari awalnya dan akhirnya dan apabila ia dilakukan pada waktu yang diperlukan , ia akan bermanfaat kapanpun waktunya, baik pada awal bulan maupun pada akhirnya.

قَالَ الْخَلّالُ أَخْبَرَنِي عِصْمَةُ بْنُ عِصَامٍ قَالَ حَدّثَنَا حَنْبَلٌ قَالَ كَانَ أَبُو عَبْدِ اللّهِ أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ يَحْتَجِمُ أَيّ وَقْتٍ هَاجَ بِهِ الدّمُ وَأَيّ سَاعَةٍ كَانَتْ .

Al-khollal mengatakan : Ushmah bin `Isham telah memberitakan kepadaku : katanya Imam ahmad bin hanbal menceritakan kepada kami , katanya adalah Abu Abdullah Ahmad bin hanbal berbekam kapan saja apabila darah telah bergejolak dan kapan saja waktunya.

وَقَالَ صَاحِبُ ” الْقَانُونِ ” : أَوْقَاتُهَا فِي النّهَارِ السّاعَةُ الثّانِيَةُ أَوْ الثّالِثَةُ وَيَجِبُ تَوَقّيهَا بَعْدَ الْحَمّامِ إلّا فِيمَنْ دَمُهُ غَلِيظٌ فَيَجِبُ أَنْ يَسْتَحِمّ ثُمّ يَسْتَجِمّ سَاعَةً ثُمّ يَحْتَجِمُ انْتَهَى

Pengarang kitab Al-Qonun Fii Thibb ( yakni Ibnu Sina seorang U`lama pengarang ilmu kedokteran pertama Islam ) mengatakan : “ Waktu-waktunya yang tepat pada siang hari adalah jam 2 atau jam 3. dan wajib ditentukan saatnya sesudah mandi, kecuali bagi yang darahnya tebal. Maka dia wajib mandi kemudian menghangatkan diri satu jam dan kemudian berbekam.

Kesimpulannya adalah Waktu Terbaik Berbekam atau tanggal terbaik berbekam adalah pada tanggal 17, 19 atau 21 pada setiap bulannya. Dan tentunya tanggal bulan hijriyah, bukan masehi.

Makan Tujuh Butir Kurma Ajwa Dapat Menangkal dari Racun Dan Sihir

Kurma ajwa Makan Tujuh Butir Kurma Ajwa Dapat Menangkal dari Racun Dan SihirMakan Tujuh Butir Kurma Ajwa Dapat Menangkal dari Racun Dan Sihir, sebelumnya kita membahas melakukan tahnik bayi dengan kurma,  dan sekarang yang bersangkutan pula dengan kurma, Dalam Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim, diriwayatkan hadits dari Shahabat Sa’ad bin Abi Waqqash, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau Rasulullah pernah bersabda :

“Barangsiapa mengkonsumsi tujuh butir Kurma Ajwa pada pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun maupun sihir” HR Al-Bukhari (no. 5769) dan Muslim (no. 2047)

Seistimewa itukah kurma ajwa dapat mencegah racun dan sihir? Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullaah menukilkan perkataan dari Imam Al-Khathabi tentang keistimewaan kurma Ajwa : “Kurma Ajwa bermanfaat untuk mencegah racun dan sihir dikarenakan do’a keberkahan dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam terhadap kurma Madinah bukan karena dzat kurma itu sendiri” Fathul Bari Syarah Shahih Al-Bukhari oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalany (X/239), cet. Daar Abi Hayyan 1416H

Pada hadits diatas mempunyai banyak sekali kandungan faedahnya, sebagaimana yang dituturkan oleh Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullaah dalam kitabnya ‘Ath-Thibb An-Nabawi’ : “Al-Maf’uud adalah sakit yang menyerang bagian liver (hati)”. Dan kurma memiliki khasiat yang menakjubkan untuk menyembuhkan penyakit ini (dengan izin Allah), terutama sekali kurma yang dari Madinah, khususnya kurma jenis Ajwa. Jumlah tujuh pada hadits tersebut juga mengandung khasiat yang hanya diketahui rahasianya oleh Allah.

Kurma merupakan jenis makanan nutrisi yang baik, terutama bagi orang yang makanan sehari-harinya mengandung kurma seperti penduduk Madinah. Begitu juga kurma adalah makanan yang baik bagi orang-orang yang tinggal di daerah panas dan agak hangat namun memiliki temperatur tubuh yang lebih dingin.

Bagi penduduk Madinah, tamr (kurma yang kering) merupakan makanan pokok sebagaimana gandum atau juga beras bagi bangsa-bangsa lain. Juga, kurma kering dari daerah Aliyah di Madinah merupakan salah satu jenis kurma terbaik sebab rasanya gurih, lezat juga manis.

Kurma termasuk jenis makanan, obat dan buah-buahan, kurma cocok dikonsumsi oleh hampir seluruh orang disunia. Dapat berguna untuk memperkuat suhu tubuh alami, tidak menimbulkan reduksi timbunan ampas yang merusak tubuh seperti yang ditimbulkan oleh berbagai jenis makanan dan buah-buahan. Bahkan bagi yang sudah terbiasa makan kurma, kurma dapat mencegah pembusukan dan kerusakan makanan yang berefek negatif terhadap tubuh.
Kurma Ajwa berasal dari Surga dan dapat mengobati racun

Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Kurma Ajwa itu berasal dari Surga, ia adalah obat dari racun”  HR Ibnu Majah (no. 3453)

Imam Ibnul Qayyim memberikan komentar terhadap hadits tersebut, “Yang dimaksud dengan kurma Ajwa diatas adalah kurma Ajwa Al-Madinah, yakni salah satu jenis kurma di kota itu, dikenal juga sebagai kurma Hijaz yang terbaik dari seluruh jenisnya. Betuknya amat bagus, padat, agak keras dan kuat, namun termasuk kurma yang paling lezat, paling harum dan paling empuk” Ath-Thibb An-Nabawy oleh Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah (hal. 331), cet. Maktabah Nizaar Musthafa Al-Baaz, tah. 1418H

Dari Aisyah Radhiyallahu ‘anha, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Sesungguhnya dalam kurma Ajwa yang berasal dari Aliyah arah kota Madinah di dataran tinggi dekat Nejed itu mengandung obat penawar atau ia merupakan obat penawar, dan ia merupakan obat penawar racun apabila dikonsumsi pada pagi hari” HR Muslim no. 2048

Sungguh luar biasa manfaat dari kurma ini, kurma ajwa dapat dianjurkan kepada pasien yang mempunyai keluhan-keluhan sihir, juga alangkah lebih baiknya apabila ada yang berkeluh sihir makanlah kurma ajwa dan lakukan ruqyah syar’iyyah.

Jumat, 25 Januari 2013

BEKAM TITIK SUNNAH

Titik bekam Sunnah merupakan titik dimana Rasulullah Shallallahhu ‘alaihi wa sallam pernah dibekam pada titik tersebut, tentunya bukan sekadar sunnah dalam berbekam namun ada kelebihan pada yang Rasulullah sampaikan. Diantaranya adalah :

1. Di tengah kepala/puncak kepala (Ummu Mughits)

Dari Abdullah bin Buhaimah, ia berkata,

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berbekam di tengah kepala di (suatu tempat bernama) Lahyi Jamal sewaktu menuju ke Mekah ketika beliau sedang ihram” (HR. al Bukhary no.223)

2. Di bagian punuk (al Kaahil)

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

“Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berbekam di tiga tempat, dua di al akhda’ain dan satu di al kaahil” (HR. Ahmad)

Berkata Imam asy Syaukani, “al KaaHil adalah apa-apa yang berada diantara dua pundak, berada pada ruas punggung yang pertama”

3. Al Akhda’ain

Terjadi perbedaan pendapat tentang penetapan titik al Akhda’ain di kalangan terapis bekam. Namun demikian menurut SOP (Standard Operating Procedure) dari ABI, titik al Akhda’ain terletak di sekitar internal jugular vein di bawah garis batas rambut kepala belakang.

4. An Naa’is/al Katifayn (Titik Bahu)

Ini adalah titik yang dibekam ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam terkena racun pada saat penaklukan Khaibar. Imam Ibnu Qayyim rahimahullah mengatakan,

“Ketika Nabi ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam berbekam pada bagian bahu dan merupakan lokasi terdekat ke jantung yang mungkin dibekam, maka zat beracun dalam darah itu pun keluar” (Metode Pengobatan Nabi, hal. 149)

5. ‘Ala Warik (Titik Pinggang)

“Nabi ShallallaHu ‘alaiHi wa sallam telah dibekam pada pinggangnya” (HR. Abu Dawud dan an Nasa-i)

Posisi ‘ala Warik berada di belakang pusar (umbilicus), 2 jari lateral dari tulang belakang.

6. Titik Punggung Atas Telapak Kaki (Zhahrul Qadami)

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berbekam di atas punggung kaki dari rasa sakit yang beliau rasakan, padahal beliau sedang berihram” (HR. Ibnu Khuzaimah)

Lokasi titik zhahrul qadami terletak 1 jari di atas pertemuan antara ibu jari kaki dan telunjuk kaki (lekukan distal diantara pertemuan tulang metatarsal I dan II).

Titik Bekam diatas ampuh untuk mengobati berbagai penyakit, baik penyakit medis maupun penyakit non medis. diantaranya penyakit seperti :
darah tinggi, kolesterol, asam urat, migrain, jantung, asma, paru-paru, diabetes, pegal linu, maag, alergi, batuk, masuk angin, struk, kesurupan, gangguan jin, santet, pelet dll.

Kamis, 23 Agustus 2012

Tak Ada Jaminan Sembuh 100 % dalam Pengobatan

Tak Ada Jaminan Sembuh 100 Persen dalam Pengobatan

- Jangan terburu-buru percaya dengan tawaran obat atau layanan pengobatan yang tersaji lewat iklan. Jangan sampai Anda terkecoh meskipun tampaknya janji iklan tersebut menggiurkan. Pasalnya, dalam layanan atau pengobatan baik itu modern maupun tradisional tidak ada jaminan kesembuhan 100 persen.

Demikian disampaikan Direktur Bina Pelayanan Kesehatan Tradisional, Alternatif, dan Komplementer dari Direktorat Jenderal Bina Gizi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Dr. Abidinsyah Siregar, DHSM.

"Prinsip dalam pengobatan itu tidak ada satu tindakan pengobatan apapun yang dapat menjamin atau memberi garansi kesembuhan. Ini berlaku secara universal, baik pengobatan secara medis atau tradisional," ujar Abidin yang dihubungi di Jakarta.

Kesembuhan pasien dapat diperoleh jika tenaga pelayan kesehatan memberikan pelayanan sebaik-baiknya. Standar pelayanan dimulai dengan cara pelayanan yang benar, diagnosa tepat, pengawasan saat proses penyembuhan pasien, serta komunikasi seimbang dan terbuka antara pasien dan pelaku pelayanan kesehatan.

Mengapa demikian? Menurut Abidinsyah, setiap manusia memiliki kondisi kesehatan berbeda-beda. Meskipun menderita jenis penyakit serupa dan obatnya sama, belum tentu hasilnya akan sama. Jaminan kesembuhan seorang pasien bisa diperoleh dari proses pengobatannya.

Penjelasan Abidinsyah ini sekaligus hendak menjawab polemik boleh tidaknya mengandalkan pengobatan non medis. Menurutnya, keberadaan klinik pengobatan non medis baik itu Traditional Chinese Medicine (TCM), pengobatan tradisional Indonesia, maupun pengobatan berdasarkan empirik tidak masalah.

Pengobatan non medis ini membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan dengan derajat setinggi-tigginya. Jenis pelayanan ini, kata Abidin, masuk dalam 17 jenis pelayanan kesehatan seperti tersurat dalam Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan pasal 48.

"Esensi masalahnya itu cara klinik TCM ini mengiklankan produknya tidak sesuai dengan ketentuan Kemenkes yakni Peraturan Menteri Kesehatan nomor 1787 tahun 2010 tentang pemberian testimoni," katanya mengomentari keresahan sebagian kalangan atas maraknya iklan kesaksian pasien yang ditayangkan di sejumlah televisi swasta nasional maupun daerah.

Sumber : Kompas

Minggu, 19 Agustus 2012

Selasa, 10 Juli 2012

PROFILE


YAYASAN PEMBANGUNAN INSAN INDONESIA
(  Y   A   S   P   I  )
Akte Notaris N0. 1, 5 Januari 2005, Notaris : Agus Rahmat, SH
Thibbun Nabawi ABU AULIA’

Bismillahir Rohmanir Rohiim

Latar belakang berdirinya Klinil Bekam ABU AULIA’

Untuk menghidupkan sunah nabi dan melaksanakan syi’ar Islam dalam bidang kesehatan dengan landasan Al-qur’an dan hadits nabi.

Visi :

Metode pengobatan alhijamah ( bekam ) dan Al Fasdu ( Vanesecsion ) adalah metode pengobatan sunah nabi dan harus kita yakini bahwa metode pengobatan yang di anjurkan nabi ini adalah suatu metode pengobatan yang lebih utama dalam menyembuhkan penyakit.

Misi :

Menjadikan bekam sebagai pengobatan utama bagi masyarakat luas dalam mengatasi berbagai penyakit.

Klinik Bekam ABU AULIA’ didirikan pada tahun 2006 oleh Bpk. Ahmad Saugi, dimana beliau merasa ini sebagai tanggung jawab moral untuk menjelaskan dan melaksanakan terapi pengobatan alami dan islami bagi masyarakat


Kosep pengobatan ada tiga :
1. Pengobatan konvensional ( rekayasa manusia )
2. Pengobatan alami ( interaksi manusia dengan alam )
3. Pengobatan nabi ( rekayasa ALLOH SWT )

Rosululloh Manusia yg sempurna dari sisi kesehatan jasmani dan rohani
Rosululloh adalah seorang uswatun hasanah dari semua aspek termasuk aspek kesehatan
Rosululloh adalah manusia yg paling sehat dan hanya mengalami sakit 2 kali
Rosululloh adalah manusia yang tidak pernah meminum obat – obatan sintetik
Rosululloh tidak pernah pergi berobat beliau hanya menjalani bekam
Rahasia hidup sehat Rosululloh adalah terletak pada Pola hidup, Pola makan dan Sikap hidup.

Setiap manusia pasti mengalami sakit. Apabila seorang muslim sakit, agar mencari pengobatan kepada orang yang ahli di bidangnya seperti dokter, ahli kesehatan, dan ahli pengobatan pada umumnya.

Sakit itu sendiri sebenarnya datang dari Allah dan Dia pulalah yang menurunkan obatnya.  Nabi bersabda  :



ﻣﺎ ﺃﻨﺰﻝ ﺍﷲ ﻤﻦ ﺩﺍء اﻻ ﺃﻨﺰﻝ ﻠﻪ ﺷﻔﺎء

“Allah tidak menurunkan penyakit, kecuali menurunkan pula kesembuhan terhadap penyakit tersebut”.

Karena itu setiap jenis penyakit pasti ada obatnya yang dapat menyembuhkan atas izin Allah.

Catatan :

Pengobatan yang salah sering terjadi di Rumah Sakit dan klinik di Amerika Serikat.
Berdasarkan studi Nasional Academy of Science, setiap tahun sedikitnya 1,5 juta orang menjadi korban.
Dari jumlah tersebut 7.000 kasus berakhir pada kematian.  Angka sebenarnya bisa jadi lebih tinggi, menurut laporan Institut of Medicine.
Keragaman dan cara pengobtan dalam mendapatkan kesembuhan semakin berkembang seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.  Akan tetapi masih banyak kesalahan dalam mendiagnosa suatu penyakit dan kesalahan dalam melakukan tindakan pengobatan.  Sehingga membuat pasien mengalami trauma karena merasa dirinya menjadi kelinci percobaan.

Sesungguhnya sebagian orang ada yang menekuni cara pengobatan klasik, ada juga yang menekuni cara modern, dan ada juga dengan menggambungkan keduannya seperti metode Al-hijamah ( bekam ).  Tapi ternyata cara bekam ini masih belum mendapat tempat di sebagian kalangan untuk menyembuhkan penyakit yang di derita.  Padahal metode ini tidak ada efek sampingnya dan prakteknya dengan menggunakan wahyu penyembuhan dari perkataan seorang Nabi dan Rosul.

Seandainya setiap cara pengobatan, baik klasik maupun modern dengan segala manfaatnya di kaitkan dengan cara yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Sholollohu Alahi Wasalam, pasti akan mendatangkan kesembuhan yang paling efektif.

Pengobatan yang dilakukan oleh Nabi , yaitu :

1. Alamiah yaitu dengan obat-obatan alami seperti Habbatussaudah, bawang putih, Madu, buah tiin, zaytun, gandum dan kurma.

2. Ilahiyah yaitu dengan menggunakan zikir, do’a dan ruqyah.
( Al hijamah ) Bekam dan  ( alfashdu ) Venasection metode pengobatan fisik yang di anjurkan oleh rosululloh dan para malaikat.

3. Kombinasi dari Alamiah, Ilahiyah dan fisik.
Artinya adalah dalam melakukan pengobatan untuk mendapatkan kesembuhan dengan cara diatas tidak ada efek samping, tidak merusak organ tubuh yang lainya, didasarkan ilmu dan wahyu, dibarengi dengan shobar, do’a dan tawakal kepada Allah yang maha menyembuhkan.

Akhirnya, marilah kita kembali kepada aturan-aturan yang Allah dan Rosul-Nya perintahkan, agar apa yang kita lakukan ada campur tangan-Nya serta do’a dan barokah dari Nabi kita  Muhammad Sholollohu Alahi Wasalam, agar penyakit yang kita derita Allah berikan kesembuhan dengan kesembuhan yang tidak meninggalkan bekas. Amiiiiin.....!

Hal ini dapat kita simpulkan :

1. Islam sangat memperhatikan masalah kebersihan, kesucian dan fitrah, yang pada akhirnya mengarah kepada kesehatan jasmani dan rohani sehingga akan terhindar dari suatu penyakit baik yang bersifat lahir maupun bathin.

2. Al-qur’an dan As-sunah yang shahih memberikan sejumlah tuntunan kepada orang yang beriman tentang kesehatan dan cara-cara kesembuhan suatu penyakit dengan cara Alamiah,Ilmiah dan Ilahiyah.
Hati dan jantung adalah suatu yang sentral dalam kehidupan manusia lahir dan bathin.  Bila hati atau jantung sehat, maka sehatlah seluruh tubuh, namun bila hati dan jantung sakit, maka sakitlah seluruh tubuh.
Sehat dan sakit merupakan ujian dari Allah untuk menguji keimanan seseorang kepada-Nya.
Sabar, berdo’a dan optimis dalam merawat/ menyembuhkan suatu penyakit akan menghapus kesalahan-kesalahan dan menambah daya tahan tubuh dalam menempuh kehidupan.
Demikian uraian diatas disyi’arkan kepada masyarakat luas, dan kita sebagai umat muslim agar lebih mengenal dan mencontoh Rosululloh dalam berbagai aspek, termasuk cara hidup sehat dan mengatasi penyakit.

3. Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta, ungkapan ini menggambarkan metode bekam di kalangan umat muslim sendiri, bekam tidak begitu populer, bagaimana mungkin kalau kita sendiri tidak menjadikan bekam dan obat-obatan alami yang di anjurkan oleh beliau ini sebagai pengobatan utama, tapi masih kita kelompokan sebagai pengobatan alternatif  bukan sebagai yang utama atau bahkan cuma coba-caba saja (mudah-mudahan sembuh) tanpa keyakinan yang kuat akan metode yang dianjurkan nabi ini.

Oleh karena itu mari, kita sebagai umat muslim , kita hidupkan sunah nabi ini, dan kita jadikan metode pengobatan dan obat-obat yang dianjurkan oleh Baginda rosululloh ini sebagai metode pengobatan utama bagi semua kalangan agar kita mendapatkan jalan untuk mendapatkan kesembuhan, dan yang terutama ridho dari Allah, dan sebisa mungkin kita tinggalkan obat kimia yang bahan bakunya diragukan atau bahkan tidak halal dengan dalih terpaksa menggunakannya, padahal Allah telah memberikan jalan kepada kita melalui Rosul-Nya

Kamis, 28 Juni 2012

Manfaat Bekam Kepala

Bekam Kepala : menyembuhkan banyak penyakit kronis



Hadits Nabi :

1. Dari Anas RA, dia bercerita: "Rasulullah SAW bersabda: 'Jika terjadi panas memuncak, maka netralkanlah dengan bekam sehingga tidak terjadi hipertensi pada salah seorang diantara kalian yang akan membunuhnya'." (diriwayatkan oleh al-Hakim dalam kitab al-Mustadrak, dari Anas RA secara marfu', beliau mensyahihkannya yang diakui pula oleh adz-Dzahabi (IV/212))

2. Abu Ubaid menyebutkan dalam kitabnya "GharibulHadits"melalui sanad Abdurrahman bin Abi Laila :  "Bahwasanya Rasulullah Saw, melakukan bekam pada kepalanya dengan tanduk ketika disihir orang"

3. Dari Abdullah bin Buhainah RA, dia bercerita: “Rasulullah SAW  berbekam di bagian tengah kepalanya sedang beliau tengah berihram karena pusing yang beliau rasakan.” (HR. Bukhari)

4. Dari Ibnu Umar RA, dia bercerita: “Nabi SAW pernah berbekam di kepalanya dan menyebutnya dengan Ummu Mughits.” (Kitab al-Fawaaid, dinilai hasan oleh al-Albani)



Bekam Kepala maksudnya adalah pembekaman yang dilakukan di titik kepala. Seperti kita tahu bersama bahwa kepala kita adalah pusat pengolahan informasi bagi seluruh tubuh manusia. Didalamnya terdapat super komputer canggih yang bernama otak. Nah, otak inilah yang jika terjadi gangguan maka akan terjadi ketidakberesan pada tubuh. Penyakit yang terjadi di kepala misalnya dari yang paling ringan yaitu pusing-pusing dan bisa menanjak menjadi yang paling parah yaitu kanker otak. Penyakit-penyakit kepala ini ternyata bisa disembuhkan dengan melakukan bekam kepala atau membekam di titik-titik pada kepala.

video


Penyakit yang bisa disembuhkan dengan bekam kepala

1.  Stroke
2.  Migrain
3.  Vertigo
4.  Parkinson
5.  Pusing
6.  Pengaruh gangguan Sihir (ghaib)
7.  Masalah penglihatan
8.  Masalah pendengaran
9.  Masalah penciuman
10.Peningkatan memori (kecerdasan)


Cara melakukan BEKAM KEPALA

untuk melakukan bekam kepala maka seorang terapis harus memastikan semua peralatannya steril dan higienis serta mengetahui dimana lokasi titiknya untuk proses bekam kepala. Jika pasien rambutnya masih panjang maka perlu dilakukan pencukuran rambut dilokasi titik yang akan dilakukan bekam kepala.
Hal ini penting karena bekam kepala tidak akab bisa dilakukan jika titik bekam masih dipenuhi rambut, kop bekam tidak akan menempel dengan sempurna. Kemudian setelah dicukur dan dibersihkan, maka selanjutnya dilakukan pembekaman kering dulu untuk mengumpulkan darah kotor dan sebagai anastesi lokal agar tidak sakit saat terkena tusukan jarum. Barulah setelah 5 menit bekam kepala kering, maka dilakukan penusukan menggunakan lancing device. Setelah itu lakukan penyedotan dan darah kotor pun akan keluar. Setelah selesai bekas luka kemudian diolesi minyak zaitun.

Pandangan Dokter tenteng Berbekam di Kepal :

1. Syaikh DR. Muhammad Musa Alu Nasr mengatakan : “Bekam dilakukan di kepala untuk mengeluarkan materi-materi yang berbahaya pada bagian tubuh bagian atas. Sedangkan khidhab/Pacar dilakukan pada kaki untuk mengeluarkan dan menarik zat-zat yang rusak dari bagian badan paling bawah, Wallaahu ‘alam.”
2. Dr. An-Nasimi mengatakan : “Dan manfaat bekam di tengah-tengah kepala (yakni, yang jauh dari pembuluh-pembuluh darah yang besar) dalam menghilangkan migren, menguraikan terjadinya rekasi terhadap pembuluh darah di otak yang mengakibatkan terjadinya pusing tersebut”.
Perfect World Online Spear Thingy